SELANTUN SUARA*)
 |
e-book Serabut-serabut Jiwa |
Membaca Serabut-serabut Jiwa,
seakan kita diajak membaca lembar-lembar kehidupan penulisnya, Ririn.
Fantastis…! Ada penantian yang tak
berbatas. Bertahun-tahun menabur cinta, tanpa siraman, tanpa pemupukan, dan
tanpa sentuhan. Namun, cinta tetap bisa tumbuh dan mekar. Bahkan, semakin
mekar.
Bahasa yang digunakan Ririn
sungguh apik dan puitik. Gaya monolognya itulah mungkin yang membuat cintanya
tak sampai pada tujuan.
Semoga, pada gerbong-gerbong
berikutnya selain monolog ada juga warna dialog. Karena sesungguhnya dialog
itulah yang diperlukan cinta.
* Secuil ulas dari Yang Kami
Hormati, Dosen Bahasa Indonesia saya, Ibu Wahyu S.
Teman-teman yang ingin menikmati coretan-coretan dalam gerbong saya, silakan mendownload e-book Serabut-seratut Jiwa disini via Media Share.
Semoga enjoy dan jangan lupa commentnya ya...(semoga lebih baik lagi ketika mau mencoret2 lagi). :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar